Ikha2705’s Weblog

April 21, 2011

Dodol Lidah Buaya (BI 2 Softkills)

Filed under: Uncategorized — ikha @ 5:55 am

Lidah Buaya merupakan salah satu tumbuhan yang mempunyai banyak khasiat, selain itu lidah buaya kini banyak diolah menjadi produk makanan dan minuman. Salah satunya adalah produk lidah buaya yang diolah menjadi dodol, selain tetap mempertahankan nutrisinya dodol lidah buaya kini mampu menembus pasar Malaysia. Dodol lidah buaya mulai dipasarkan ke konsumen sekitar tahun 2000. Kini pasaran dodol lidah buaya mulai menurun, tapi salah satu produsen bisa memperoleh laba bersih sekitar Rp.10jt per bulan.

Ide dan kreativitas dalam usaha sangat diperlukan guna mempertahankan usaha dan eksitensi kita dalam dunia usaha. Salah satu usaha adalah dodol lidah buaya. Produsen mengolah bahan baku menjadi produk yang enak dinikmati, sekaligus memiliki nilai jual tinggi. Lidah buaya menjadi bahan baku yang selama ini sudah diolah menjadi berbagai produk makanan dan minuman. Salah satunya adalah dodol lidah buaya.

Salah satu produsen dodol lidah buaya di daerah Pontianak, Kalimantan Barat, mengolah usaha lidah buaya ini menjadi dodol dan jeli. Produk ini bisa dijadikan oleh-oleh khas Kalimantan.

Tiap minggunya membutuhkan pasokan lidah buaya sekitar 300kg hingga 500kg. Dari produksinya tersebut dia dapat memperoleh omset sekitar Rp.13jt perbulan. Untuk produk dodol lidah buaya dijual seharga Rp45.000/kg

Pasaran dodol lidah buaya ini sudah mencapai sekitar jawa dan malaysia, tetapi untuk didaerah Pontianak sendiri dodol lidah buaya ini susah untuk menembus pasaran konsumen, karena rasa dodol yang manis tidak begitu disukai masyarakat disana.

Kendala penjualan dodol terletak pada penyebaran informasi atau promosi yang belum merata dan distribusi yang belum meluas. Dalam kegiatan produksinya, pembuatan dodol yang berkualitas memerlukan waktu yang lama dan membutuhkan keahlian. Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat dodol diantaranya adalah santan kelapa, tepung beras, gula pasir, gula merah dan garam. Bahan-bahan tersebut diolah dengan api sedang, adonan dodol tersebut harus sering di aduk-aduk karena jika di tinggal kan begitu saja akan hangus di bagian bawah dan membentuk kerak. Waktu pemasakan dodol kurang lebih 4jam, jika kurang dari 4jam dodol yang dihasilkan akan kurang enak rasanya. Setelah 2jam warna adonan dodol akan berubah warna menjadi coklat pekat.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: