Ikha2705’s Weblog

Oktober 31, 2011

Demo Buruh Pabrik

Filed under: Uncategorized — ikha @ 2:33 pm

Pada zaman sekarang ini, jumlah tenaga kerja yang lebih banyak dari jumlah pekerjaan yang ada. Pada umumnya masyarakat yang ingin bekerja tamatan S1, bahkan tamatan Sekolah dasar pun ada. Mereka berlomba-lomba untuk mendapatkan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan mereka setiap harinya.

Apapun mereka lakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari, umumnya mereka tidak memikirkan pendapatan mereka terlebih dahulu, yang terpenting adalah ketika menerima suatu pekerjaan dan mereka mampu bertahan hidup di kota jakarta yang keras ini.

Lapangan Pekerjaan yang banyak untuk sekarang ini adalah sebagai buruh pabrik dengan pendapatan yang tidak sesuai dengan tenaga yang di keluarkan, ketika para buruh kerja rodi untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri tapi disini lah sang perusahaan yang mendapat untung besar, ketika para buruh minta penghasilan mereka dinaikan, tapi perusahaan hanya bisa diam dan tidak bisa sembarangan memenuhi permintaan mereka.

Demo itu terjadi bisa karena kurang komunikasi antara pemimpin perusahaan dengan karyawannya. Selain itu juga dapat menimbulkan konflik.

Robbins (1996) dalam “Organization Behavior” menjelaskan bahwa konflik
adalah suatu proses interaksi yang terjadi akibat adanya ketidaksesuaian
antara dua pendapat (sudut pandang) yang berpengaruh atas pihak-pihak yang
terlibat baik pengaruh positif maupun pengaruh negatif.

Perbedaan pendapat tidak selalu berarti perbedaan keinginan. Oleh karena
konflik bersumber pada keinginan, maka perbedaan pendapat tidak selalu
berarti konflik. Persaingan sangat erat hubungannya denga konflik karena
dalam persaingan beberapa pihak menginginkan hal yang sama tetapi hanya satu
yang mungkin mendapatkannya. Persaingan tidak sama dengan konflik namun
mudah menjurus keaarah konflik, terutuma bila ada persaingan yang
menggunakan cara-cara yang bertentengan dengan aturan yang disepakati.
Permusuhan bukanlah konflik karena orang yang terlibat konflik bisa saja
tidak memiliki rasa permusuhan. Sebaliknya orang yang saling bermusuhan bisa
saja tidak berada dalam keadaan konflik. Konflik sendiri tidak selalu harus
dihindari karena tidak selalu negatif akibatnya. Berbagai konflik yang
ringan dan dapat dikendalikan (dikenal dan ditanggulangi) dapat berakibat
positif bagi mereka yang terlibat maupun bagi organisasi.

menangani konflik antara lain :

1. Introspeksi diri
Bagaiman kita biasanya menghadapi konflik ? Gaya pa yang biasanya digunakan?
Apa saja yang menjadi dasar dan persepsi kita. Hal ini penting untuk
dilakukan sehingga kita dapat mengukur kekuatan kita.

2. Mengevaluasi pihak-pihak yang terlibat. Sangat penting bagi kita untuk
mengetahui pihak-pihak yang terlibat. Kita dapat mengidentifikasi
kepentingan apa saja yang mereka miliki, bagaimana nilai dan sikap mereka
atas konflik tersebut dan apa perasaan mereka atas terjadinya konflik.
Kesempatan kita untuk sukses dalam menangani konflik semakin besar jika kita
meliha konflik yang terjadi dari semua sudut pandang.

3. Identifikasi sumber konflik
Seperti dituliskan di atas, konflik tidak muncul begitu saja. Sumber konflik
sebaiknya dapat teridentifikasi sehingga sasaran penanganannya lebih terarah
kepada sebab konflik.

4. Mengetahui pilihan penyelesaian atau penanganan konflik yang ada dan
memilih
yang tepat.

Kemampuan menangani konflik tentang terutama yang menduduki jabatan
pimpinan. Yang terpenting adalah mengembangkan pengetahuan yang cukup dan
sikap yang positif terhadap konflik, karena peran konflik yang tidak selalu
negatif terhadap organisasi.

Dengan pengembalian yang cukup senang, pimpinan dapat cepat mengenal,
mengidentifikasi dan mengukur besarnya konflik serta akibatnya dengan sikap
positif dan kemampuan kepemimpianannya, seorang pimpinan akan dapat
mengendalikan konflik yang akan selalu ada, dan bila mungkin menggunakannya
untuk keterbukaan organisasi dan anggota organisasi yang dipimpinnya. Tentu
manfaatnya pun dapat dirasakan oleh dirinya sendiri.

misalnya pada berita di TEMPO InteraktifMakassar – Puluhan buruh karyawan PT Bogatama Marinusa (Bomar) mengadu ke LBH (Lembaga Bantuan Hukum) siang tadi. Mereka mengadukan perusahaan eksportir udang tempatnya bekerja dengan dugaan intimidasi dan pemecatan tiga karyawan secara sepihak.

Buruh juga melaporkan tindakan represif aparat kepolisian yang berusaha mengevakuasinya saat berunjuk rasa di pintu masuk perusahaan. Mereka menilai tindakan polisi itu ada konspirasi dengan pihak perusahaan. Buruh juga menyayangkan sikap kepolisian dalam menangani unjuk rasa. Polisi dituding tidak memfasilitasi demonstran untuk berkomunikasi dengan pihak perusahaan.

Sumber : ansharpatria.blogspot.com

Tempointeraktif.com

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: